Stabilisasi Tanah Lempung Ekspansif dengan Menggunakan Vermikulit dan Lumpur Bledug Kuwu terhadap Nilai Kuat Tekan Bebas

  • S Syahril POLITEKNIK NEGERI BANDUNG
  • Desy Kumalasari POLITEKNIK NEGERI BANDUNG

Abstract

Infrastruktur jalan di Indonesia saat ini sering kali dijumpai kondisi perkerasan jalan yang sering rusak. Salah satu penyebab kerusakan adalah kegagalan daya dukung tanah dasar. Daya dukung yang rendah dan potensi pengembangan yang tinggi yang sering terjadi pada tanah ekspansif. Tanah ekspansif adalah tanah yang memiliki kembang susut yang besar. Bila suatu konstruksi dibangun diatas tanah ekspansif maka akan terjadi kerusakan antara lain retakan pada perkerasan jalan. Salah satu cara yang digunakan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah menstabilkan tanah dengan meningkatkan daya dukung tanah asli. Stabilisasi yang digunakan pada penelitian ini berupa penambahan vermikulit dan lumpur bledug kuwu. Sifat vermikulit yang dapat menyerap air dan  lumpur Bledug Kuwu  yang memiliki bahan penyusun kimia hampir sama dengan fly ash, serta mengandung CaO seperti kapur, maka perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui pengaruh penambahan vermikulit dan lumpur Bledug Kuwu terhadap nilai kuat tekan bebas pada tanah lempung ekspansif. Vermikulit yang digunakan sebesar 4% untuk seluruh benda uji, dan variasi dari persentase lumpur Bledug Kuwu sebesar 5%, 10%, 15%. Dari hasil yang didapatkan terjadi kenaikan kuat tekan bebas pada tanah yang telah distabilisasi. Campuran optimum dengan nilai kuat tekan bebas tertinggi dihasilkan dari varian 3 yaitu 4% vermikulit dan 15% lumpur Bledug Kuwu.

Published
2021-04-27
How to Cite
Syahril, S., & Kumalasari, D. (2021). Stabilisasi Tanah Lempung Ekspansif dengan Menggunakan Vermikulit dan Lumpur Bledug Kuwu terhadap Nilai Kuat Tekan Bebas. Jurnal Ilmiah Rekayasa Sipil, 18(1), 41-47. https://doi.org/10.30630/jirs.v18i1.499