Kinerja Semen Portland Komposit Sebagai Stabilisator Subgrade dan Pengaruhnya Terhadap Nilai Kuat Tekan Bebas

  • Woelandari Fathonah Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Enden Mina UNTIRTA
  • Rama Indera Kusuma UNTIRTA
  • Dicky Damari UNTIRTA
Keywords: kuat tekan bebas, portland, semen, stabilisasi, tanah

Abstract

Tanah berfungsi sebagai penopang pondasi bangunan di atasnya dalam berbagai macam pekerjaan teknik sipil. Studi kasus pada penelitian ini adala Desa Cibingbin Kecamatan Cibaliung Kabupaten Pandeglang, karena secara visual jalan rusak dan bergelombang, berdasarkan uji DCP tanah memiliki nilai CBR lapangan sebesar 2,667%. Menurut Ditjen Bina Marga−Kemen PUPR tahun 2017, nilai CBR untuk tanah dasar di bawah 6% perlu distabilkan. Pada penelitian ini dilakukan stabilisasi tanah menggunakan semen Portland dengan pengujian laboratorium yaitu uji fisik tanah dan uji kuat tekan bebas. Variasi semen portland yang digunakan yaitu 0 %, 3%, 5% dan 7% dengan lama pemeraman 0 hari , 7 hari dan 28 hari. Nilai qu tanah asli pada pemeraman 0 hari adalah 2.007 kg/cm2, 3%, 5% dan 7% nilai qu meningkat masing-masing menjadi 3.348 kg/cm2, 4.635 kg/cm2, 5.377 kg/cm2, dan nilai qu untuk pemeraman 7 hari adalah 2.119 kg/cm2, 4.718 kg/cm2. 5.764 kg/cm2, 6.276 kg/cm2. Nilai qu maksimum diperoleh pada variasi semen portland 7% dengan lama pemeraman 7 hari. Nilai indek plastisitas tanah asli adalah 42,86% dan pada variasi semen portland 7% dengan lama pemeraman 7 hari mengalami penurunan sebesar 24.62% dengan kategori plastisitas tinggi, sehingga perlu dilakukan penelitian lebih lanjut agar diperoleh nilai indeks plastisitas yang sesuai dengan kriteria untuk subgrade jalan.

References

[1] Christady H, Hary. (2002). Mekanika Tanah I. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
[2] Panguriseng, D. (2001). Stabilisasi Tanah. Makassar: Universitas 45 Makassar
[3] Kusuma, R. I., Mina, E., & Yaqien, M. A. (2019). Stabilisasi Tanah dengan Penambahan Slag Semen Ksi serta Pengaruhnya terhadap Nilai Kuat Tekan Bebas (Studi Kasus: Jl. Munjul, Kp. Ciherang, Desa Pasir Tenjo, Kecamatan Sindang Resmi, Kabupaten Pandeglang). Jurnal Fondasi, 8(2).
[4] A. I. Ng and A. Prihatiningsih. (2018). Penggunaan White Portland Cement Dan Portland Composite Cement Terhadap Kekuatan Tanah Ekspansif Dengan Unconfined Compression Test. JMTS J. Mitra Tek. Sipil, vol. 1, no. 1, p. 39, 2018, doi: 10.24912/jmts.v1i1.2239.
[5] D. Pratama and F. Ferry. (2018). Karakteristik Nilai Kuat Tekan Bebas Stabilisasi Semen Tanah Cl-Ml Terhadap Siklus Pembasahan Pengeringan, Jom FTEKNIK, vol. 5, no. 1, pp. 1–10.
[6] SNI 3638-2012,. (2012). Metode Uji Kuat Tekan Bebas Kohesif
[7] ASTM C 29/C 29M – 97 (Reapproved 2003). Standard Test Method for Bulk Density (Unit Weight) and Voids in Aggregate.
[8] Muda, A. (2016). Analisis Kuat Tekan Bebas Pada Pebambahan Matos Terhadap Stabilisasi Tanah Lempung Dengan Semen. Media Ilmiah Teknik Sipil, 5(1), 30-39.
[9] SNI 1964-2008,. (2008). Berat Jenis Tanah
[10] Surat Edaran Kementrian PUPR no. 04/SE/Db/2017. (2017). Tentang Penyampaian Manual Desain Perkerasan Jalan Revisi 2017 di Lingkungan Direktorat Jendral Bina Marga.
[11] Fathonah, W., Intari, D. E., Mina, E., & Sulaiman, M. (2018). Pemanfaatan Limbah Plastik PET (polyethylene terephthalate) sebagai Bahan Stabilisasi Tanah Lempung Ekspansif (Studi Kasus: Jalan Kampung Cibayone, Sumur-Pandeglang). Fondasi: Jurnal Teknik Sipil, 7(2).
[12] Kusuma, R. I., & Mina, E. (2017). Stabilisasi Tanah dengan Menggunakan Fly Ash Dan Pengaruhnya Terhadap Nilai Kuat Tekan Bebas (Studi Kasus Jalan Raya Bojonegara, Kab. Serang). Fondasi: Jurnal Teknik Sipil, 5(1).
[13] Kusuma, R. I., Mina, E., Fathonah, W., & Kartika, C. D. (2020). Stabilisasi Tanah Lempung Organik Menggunakan Semen Slag Terhadap Nilai Cbr Berdasarkan Variasi Kadar Air Optimum (Studi Kasus Jl. Raya Kubang Laban, Desa Terate, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang). Fondasi: Jurnal Teknik Sipil, 9(2), 154-164.
[14] Yuniarti, R., Suarini, I. G. A., & Ismawati, I. (2009). Perbandingan Nilai Daya Dukung Tanah Dasar Badan Jalan yang Distabilisasi Semen dan Abu Sekam Padi. Media Teknik Sipil, 8(1), PP-39.
[15] Chairullah, B. (2011). Stabilisasi tanah lempung lunak untuk material tanah dasar subgrade dan subbase jalan raya. Jurnal Teknik Sipil, 1(1), 61-70.
[16] Tjakrakusuma, A., Maulana, H. A., & Budi, G. S. (2019). Stabilisasi Tanah Merauke–Papua Dengan Menggunakan Semen. Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil, 8(1), 9-16.
Published
2022-04-28
How to Cite
Fathonah, W., Mina, E., Kusuma, R., & Damari, D. (2022). Kinerja Semen Portland Komposit Sebagai Stabilisator Subgrade dan Pengaruhnya Terhadap Nilai Kuat Tekan Bebas. Jurnal Ilmiah Rekayasa Sipil, 19(1), 28-34. https://doi.org/10.30630/jirs.v19i1.752