Pengaruh Pola Kerapatan Infill Pattern Terhadap Kekuatan Tarik Filamen PLA 3D Printer
Keywords:
3D Printer, infill pattern, densitasAbstract
Dewasa ini, penggunaan bahan atau material dari plastik sudah tidak asing lagi. Salah satunya dalam proses pencetakan 3D Printer menggunakan bahan atau filamen Polylactic Acid+. Untuk mengetahui kekuatan dari filamen ini diperlukan pengujian. Sesuai dengan tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh bentuk dan densitas infill pattern terhadap kekuatan tarik filamen PLA+ menggunakan 3D Printer. Bentuk produk yang akan diuji yaitu open end spanner atau kunci pas diuji dengan variasi densitas 30%, 60%, dan 90% dengan bentuk infill yang berbeda yaitu archimedean chords, concentric, dan triangles. Uji tarik dilakukan untuk mengetahui kekuatan tarik dari masing – masing spesimen. Pada spesimen dengan densitas 30% kekuatan tertinggi terjadi pada infill triangles dengan nilai 0.299 Pa dan terendah terjadi pada infill concentric dengan nilai 0.001 Pa. Pada densitas infill 60% kekuatan tertinggi terjadi pada infill archimedean dengan nilai 0.307 Pa dan terendah terjadi pada infill concentric dengan nilai 0.251 Pa. Pada densitas infill 90% kekuatan tertinggi terjadi pada infill triangles dengan nilai 0.308 Pa dan terendah terjadi pada infill archimedean dengan nilai 0.035 Pa