Pemanfaatan Material Baja X-Ses Di Kota Cilegon Sebagai Material Bilah Golok Banten

  • Deprilen Dacha Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Iman Saefullah Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Haryadi Haryadi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Keywords: Sulangkar Machetes, Forge, SS400 Steel, Leaf Spring Steel, Mechanical Properties

Abstract

Sulangkar machetes is one of the typical Banten machetes that have strong cultural values. Sulangkar means “sulang” and “sekar” which means stacked with two different materials. The lack of raw materials is a problem in the process of making sulangkar machetes. In this study, the combination of SS400 Steel and Leaf Spring Steel was observed for its mechanical properties as the raw material for Sulangkar machetes. In this study, Sulangkar machetes material consists of three layers of material, two layers of SS400 steel and leaf-spring steel inserted in the middle. The three-layers material are forged after being heated to a temperature of 750°C in a furnace. The material that has been forged then tested for tensile strength, toughness and hardness. The results of the tensile test showed that the leaf spring steel has the highest strength value of 1324.52 Mpa. The results of the Impact test show that the SS400 material has the highest Impact value of 163 J. The hardness test results show that the combination material has the highest hard value of 716.89 HBW.

References

Besari, M. S. 2008. Teknologi di Nusantara 40 Abad Hambatan Inovasi. Jakarta : Salemba Empat

Furqon G. R., Firman M., Sugeng M. A., 2016. Analisa Uji Kekerasan pada Poros Baja ST 60 dengan Media Pendingin yang Berbeda. Jurnal Teknik Mesin UNISKA, 1 (02), pp 21- 26.

Guillot, C. 2008. Sejarah dari Peradaban abad X-XVII. Section edition, Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia.

Handoyo, Y., 2013. Perancangan Alat Uji Impak Metode Charpy Kapasitas 100 Joule. Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, 1 (02), pp 45-53.

Hudha, M. 2017. Analisa Rekondisi Baja Pegas Daun Bekas SUP 9A dengan Metode Quench-Temper pada Temperatur Tempering 4800C terhadap Kekerasan dan Kekuatan Tarik.

Surabaya: Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

Julian, D., Budiarto, U., dan Arswendo, B., 2019. Analisa Perbandingan Kekuatan Tarik pada Sambungan Las Baja SS400 Pengelasan MAG dengan Variasi Arus Pengelasan dan Media Pendingin Sebagai Material Lambung Kapal. Jurnal Teknik Perkapalan, 7 (4), pp 277- 285.

Lamoni L. N., dan Suwarno. 2018. Pengaruh Lipatan Baja JIS SUP 9 dan 0,5 CcrMnSi terhadap Nilai Kekerasan, Struktur Mikro dan Pattern pada Permukaan Pisau. Jurnal Teknik ITS, 7 (2), pp 251-256.

Muttaqien, T. Z., 2019. Golok Walahir Sebagai Identitas Budaya Masyarakat Desa Sindangkerta Kabupaten Tasikmalaya. Jurnal Seni Rupa, 7 (1), pp 41-50.

Santoso A., Sirajuddin A. S., Mustafa., dan Idhan A., 2018. Analisis Kekuatan Tarik, Kekerasan dan Struktur Mikro pada Pengelasan Smaw yang menggunakan elektroda E 6013 dengan Variasi Gerakan Elektroda. Jurnal Mekanikal, 9 (2), pp 855- 864.

Sardi V. B., Jokosisworo S., Yudo H., 2018. Pengaruh Normalizing dengan Variasi Waktu Penahanan Panas (Holding Time) Baja ST 46 terhadap Uji Kekerasan, Uji Tarik, dan

Published
2021-01-12
How to Cite
Dacha, D., Saefullah, I., & Haryadi, H. (2021). Pemanfaatan Material Baja X-Ses Di Kota Cilegon Sebagai Material Bilah Golok Banten. Jurnal Teknik Mesin, 13(2), 64-68. https://doi.org/10.30630/jtm.13.2.461